Program Perkuliahan Karyawan
POLITEKNIK NASIONAL DENPASAR

POLITEKNIK NASIONAL DENPASAR

POLNAS
Kampus

Politeknik Nasional (POLNAS) Raih Pendanaan Riset 2026, Perkuat Inovasi Teknologi untuk Pariwisata dan Pertanian

Politeknik Nasional berhasil meraih pendanaan riset 2026 untuk inovasi teknologi di bidang pariwisata dan pertanian. Simak peluang kuliah fleksibel di POLNAS bersama eduNitas.

Politeknik Nasional (POLNAS) Raih Pendanaan Riset 2026, Perkuat Inovasi Teknologi untuk Pariwisata dan Pertanian

Politeknik Nasional (POLNAS) kembali mencatatkan prestasi di bidang penelitian setelah berhasil meraih pendanaan riset dan pengembangan tahun 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Capaian ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi vokasi tidak hanya fokus pada pembelajaran praktik, tetapi juga aktif menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri. 

Pendanaan riset 2026 menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, terutama dalam mendorong penelitian berbasis teknologi yang aplikatif. Melalui program pendanaan ini, dosen didorong untuk menghasilkan solusi nyata di berbagai sektor strategis seperti pariwisata, pertanian, digitalisasi, hingga pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan ini juga memperlihatkan bagaimana riset di kampus dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus memperkuat daya saing perguruan tinggi dalam menghadapi perkembangan zaman.

Pendanaan Riset Jadi Bukti Penguatan Mutu Akademik

Program pendanaan riset dan pengembangan dari DPPM menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendorong budaya penelitian di lingkungan perguruan tinggi. Tidak hanya untuk kampus akademik, tetapi juga perguruan tinggi vokasi yang selama ini dikenal kuat dalam pendidikan berbasis praktik.

Bagi Politeknik Nasional, keberhasilan memperoleh pendanaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kualitas riset yang dikembangkan oleh dosen. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Riset yang kuat juga menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas institusi pendidikan tinggi, terutama dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Dua Dosen Raih Pendanaan dengan Fokus Penelitian Strategis

Pada program pendanaan riset 2026 ini, dua dosen Politeknik Nasional berhasil lolos dan memperoleh dukungan pendanaan untuk mengembangkan penelitian yang fokus pada sektor pariwisata dan pertanian. Penelitian pertama dikembangkan oleh I Wayan Gede Narayana dengan tema pengembangan sistem smart edu-tourism berbasis web.

Riset ini berfokus pada penilaian kesiapan desa wisata berkelanjutan dengan menggunakan algoritma Fuzzy Tsukamoto. Sistem tersebut dirancang untuk membantu mengukur tingkat kesiapan desa dalam mengembangkan potensi wisata secara lebih terstruktur.

Pendekatan berbasis data ini dinilai penting karena pengembangan desa wisata saat ini membutuhkan sistem yang mampu membaca potensi, tantangan, serta peluang secara lebih objektif. Dengan sistem digital seperti ini, pengambilan keputusan dalam pengembangan pariwisata bisa menjadi lebih efektif dan terukur.

Teknologi dan Pariwisata Berkelanjutan

Pariwisata saat ini menjadi salah satu sektor yang terus berkembang dan memiliki dampak ekonomi yang besar. Namun, pengembangannya juga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tetap menjaga keseimbangan sosial, budaya, dan lingkungan.

Melalui sistem smart edu-tourism yang dikembangkan, desa wisata dapat memiliki alat bantu untuk menilai kesiapan mereka secara lebih sistematis.Ini menjadi penting karena banyak desa wisata memiliki potensi besar, tetapi belum memiliki sistem evaluasi yang jelas untuk mengembangkan sektor pariwisatanya.

Pendekatan teknologi seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan wisata lokal sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Modernisasi Pertanian dengan Sentuhan Kearifan Lokal

Penelitian kedua dikembangkan oleh Made Adi Surya Antara yang berfokus pada sistem monitoring energi pada subak melalui integrasi sensor arus. Subak sendiri merupakan sistem irigasi tradisional khas Bali yang memiliki nilai budaya tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi modern dalam sistem pertanian tanpa menghilangkan nilai budaya lokal yang sudah ada. Menariknya, pendekatan yang digunakan tetap mengacu pada konsep Tri Angga dan Tri Mandala, yang menjadi bagian dari filosofi budaya Bali.

Hal ini menunjukkan bahwa teknologi dan budaya bukan dua hal yang harus dipisahkan. Justru, ketika digabungkan dengan tepat, keduanya bisa menciptakan sistem pertanian yang lebih efisien, modern, dan tetap berakar pada identitas lokal.

Riset Aplikatif Jadi Kekuatan Perguruan Tinggi Vokasi

Salah satu kekuatan utama perguruan tinggi vokasi adalah kemampuan menghasilkan riset yang langsung bisa diterapkan di masyarakat. Berbeda dengan penelitian yang sifatnya teoritis, riset aplikatif lebih fokus pada solusi konkret atas masalah nyata. Dalam konteks ini, keberhasilan Politeknik Nasional menunjukkan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Riset di bidang pariwisata dan pertanian menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi bisa memberikan kontribusi langsung bagi penguatan sektor ekonomi masyarakat. Ini juga menjadi bentuk nyata bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat inovasi.

Pendidikan Tinggi Adaptif, Kuliah di POLNAS Kini Lebih Fleksibel

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang semakin cepat, pendidikan tinggi harus mampu beradaptasi. Kampus tidak lagi cukup hanya memberikan teori, tetapi juga perlu membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Karena itu, memilih kampus dengan sistem kuliah fleksibel dan program studi yang relevan menjadi langkah penting untuk mendukung karier. Politeknik Nasional (POLNAS) hadir sebagai solusi bagi mereka yang ingin kuliah sambil bekerja.

Melalui eduNitas, kuliah di POLNAS kini lebih fleksibel dan mudah diakses, dengan pilihan program studi yang sesuai kebutuhan dunia kerja, seperti D3 Akuntansi, D3 Teknik Elektronika, dan D3 Usaha Perjalanan Wisata. Dengan sistem pembelajaran yang adaptif, mahasiswa bisa tetap bekerja sekaligus meningkatkan skill dan peluang karier di masa depan.

Kesimpulan: Riset dan Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan

Keberhasilan Politeknik Nasional dalam meraih pendanaan riset dan pengembangan 2026 menunjukkan bahwa perguruan tinggi vokasi terus berkembang menjadi institusi yang adaptif, inovatif, dan berdampak nyata. Melalui penelitian di bidang pariwisata dan pertanian berbasis teknologi, kampus tidak hanya memperkuat kualitas akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat.

Bagi kamu yang ingin mengembangkan soft skill dan hard skill sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, kuliah di POLNAS melalui sistem pembelajaran fleksibel bersama eduNitas bisa menjadi pilihan tepat. Yuk, mulai langkahmu sekarang! Akses informasi lengkap melalui website dan media sosial eduNitas seperti Instagram, TikTok, LinkedIn, Website eduNitas, atau gabung di Channel WhatsApp, dan temukan jalur kuliah yang paling sesuai untuk masa depanmu. Ingin informasi lebih lanjut? Kamu bisa langsung menghubungi Tim PMB POLNAS sekarang juga.

Artikel ini merupakan hasil saduran dari informasi resmi yang dipublikasikan oleh Politeknik Nasional (POLNAS) yang telah diolah kembali dengan gaya penulisan informatif dan disesuaikan dengan kebutuhan pembaca eduNitas.